Sabtu, 14 September 2019

Keseruan Acara Santunan Anak Yatim dan Dhuafa Masjid Nurul huda Jatikerto Kromengan Malang


Tak ada yang lebih indah dan menentramkan hati selain keguyuban warga yang saling bahu-membahu membantu mewujudkan acara untuk warga sekitar yang kurang mampu. Saya merasa ini adalah anugerah, bisa masuk dalam lingkungan warga Jatikerto ini. 

 

Acara santunan di hari asyura ini adalah kali kedua yang diadakan oleh masjid Nurul huda Jatikerto. Yang pertama dulu, tanpa ada rencana. Spontanitas. Dadakan. Kayak tahu bullet aja, xixixi. Tapi Alhamdulillah, walaupun dadakan acaranya terbilang cukup sukses.

 Melihat antusiasme warga tahun lalu, maka pihak ta'mir masjid membantu menyediakan fasilitas dan membentuk kepanitiaan agar lebih terkoordinir. Alhamdulillah, warga juga antusias dalam menyambutnya, walaupun saat ini bebarengan dengan acara Agustusan, dan banyaknya undangan hajatan. Tapi semangat berbaginya luar biasa. 
Alhamdulillah, uang yang terkumpul 7.845.000, dan bisa menyantuni 10 anak yatim dan 38orang dhuafa. Pada saat acara, semua undangan diberi kue dan minum. Yang perlu diingat, kue dan minuman ini bukan mengambil dari hasil uang yang terkumpul dan tidak meminta sumbangan kepada warga. Tapi atas dasar keikhlasan dari panitia. Bahkan mereka berebut untuk menyumbang. Masyaallah, semoga Allah balas kebaikan kita semua dengan kebaikan dan rejeki yang melimpah dan berkah, aamiin..

Susunan panitia

Ketua              : B. Eko
Sekertaris        : B. Wiwik
Bendahara       : B. Nia & B. Cacik
Seksi acara      : B. Santi

Koordinator    :
1.    B. Luluk
2.    B. Sariati
3.    B. Eni
4.    B. Wasiah


Puluhan warga Jatikerto Kromengan Malang berbondong-bondong menuju ke masjid Nurul Huda setelah mendengar lantunan sholawat AlBanjari.
 


Acara diawali dengan penampilan dari AlBanjari. Memberitahukan bahwa acara santunan akan segera dimulai.
 
 Bapak Sunari selaku MC memulai acara. 
 
Kemudian dibuka dengan lantunan ayat suci AlQur’an oleh saudara Alvin. 

 
Dilanjutkan dengan sambutan dari ketua Panitia (Ibu Wiji Astutik)

 dan ketua ta’mir Masjid Nurul Huda Jatikerto (Ust. Dimyati Mabruri).
 

Selanjutnya, penyerahan santunan kepada 10 anak yatim dan dhuafa. Karena penerima santunan dhuafa ada 38 orang, jadi diberikan secara simbolis saja kepada 4 orang. 
 
Dan yang terakhir, ditutup dengan pengajian oleh KH Syamsul Arifin dari Ngebruk.

Kekompakan panitia juga terlihat waktu acara telah selesai. Kami gotong-royong membersihkan masjid. Dalam sekejap, Masjid nampak bersih seperti sedia kala. 




Daaann, yang tak pernah ketinggalan, poto-poto...hahaha


Kayaknya kalo udah pepotoan gini kok ilang semua rasa capek yaa...xixixi
 
Terakhir, makan-makan. Alhamdulillah, acara berlangsung lancar.  
Semua sesuai dengan rencana. Sukses deh pokoknya.








































Tidak ada komentar:

Posting Komentar