Minggu, 30 April 2017

Menikah


Hari ini di grup ODOP sedang membahas tentang *ehem, pernikahan dan yang menuju ke arah sana lah. Dan aku, secara spontan ngasi kode bahwa suamiku dulu berani melamar dan menikahiku walau ia belum punya penghasilan. Walau ia belum mapan. Boro-boro punnya penghasilan tetap, ia bahkan belum punya gambaran mau kerja apa setelah menikah!

Apa sih yang membuat orangtuaku klepek-klepek sama dia? Rela banget kalo anaknya dipersunting walau belum punya penghasilan! Gak khawatirkah setelah menikah nanti anaknya gak dinafkahi dengan baik?

Selidik punya selidik, orangtuaku hanya mempertimbangkan 1 aspek. Apa itu? AGAMA! Sudah, itu aja. Kalau lelaki sudah punya pondasi agama, insyaallah kehidupannnya akan baik. Gak akan pernah khawatir dengan rejeki. Gak akan pernah khawatir anaknya akan dianiaya karena kasus KDRT. Dan gak akan pernah khawatir anak dan menantunya menggugat di pengadilan karena pinjam uang (seperti yang pernah saya post di blog ini).


Ya, karena anak yang pondasi agamanya kuat, akan selalu memuliakan 3 orang tua mereka. Siapakah 3 orangtua yang dimaksud? Yaitu Orangtua kandung(atau tiri), mertua dan guru.

Jadiiii, hai cowok ganteng nan sholeh..kapan kamu mau menikah?masih mau nunggu mapan baru nikah? Aahhh, kuno! Segera halalkan hubunganmu!

Hai cewek cantik nan sholeha..jika ada cowok bagus agamanya langsung terima aja lamarannya. Hehe..

Karena, menikah itu mudah. Menikah itu indah. Dan menikah ituuu SURGA!

2 komentar: