Jumat, 31 Maret 2017

Plis, Jangan Panggil Mereka Santri!!!

Saya nggak setuju jika pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi disebut sebagai santri! Mereka hanya menunggu atau menuntut uang mereka yang ada di Dimas Kanjeng, bukan menuntut ilmu! Kenapa mereka harus disebut santri? Sebut saja mereka sebagai pengikut, jangan dipanggil santri tapi gak mau susah-susah jadi santri. Santri itu berat loh tanggungjawabnya.

Kalau pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi menurut saya, adalah orang yang serakah. Mengapa demikian? karena uang yang mereka setor kepada Dimas Kanjeng bukan hanya ratusan ribu tapi ratusan juta bahkan milyaran. Bukan untuk bersedekah, tapi untuk memperkaya diri mereka. Itu terbukti dengan adanya iming-iming uang mereka akan bertambah, bahkan berlipat ganda dari yang mereka setorkan. Sebenarnya mereka punya uang banyak, lalu masih mau minta untuk di gandakan. apa coba sebutan yang paling pas untuk mereka, serakah bukan?

Plis, jangan panggil mereka sebagai santri!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar